Monday, 18 July 2011

Pasokan Telur Ayam Masih Tergantung dari Jawa

Basis pemasok telur untuk Indonesia bagian timur ada di Blitar, Pare-pare, dan Kediri.
Senin, 18 Juli 2011, 11:45 WIB
Antique, Sukirno

VIVAnews - Forum Masyarakat Perunggasan Indonesia (FMPI) mengungkapkan basis pemasok telur dan daging ayam di Indonesia sebenarnya sudah tersebar di penjuru tanah air. Namun, Pulau Jawa masih jadi pemasok utama telur ayam se-Indonesia.

"Saat ini, memang yang paling diandalkan 75 persen dari pulau Jawa," kata Koordinator FMPI, Don P Utoyo saat menemani Menteri Perdagangan (Mendag) Mari Elka Pangestu ketika meninjau rumah potong ayam PT Ciomas Adisatwa di Parung Bogor, Senin 18 Juli 2011.

Menurut Utoyo, basis pemasok telur untuk Indonesia bagian timur ada di Blitar, Pare-pare, dan Kediri. Sedangkan Jawa Tengah dan Barat, untuk stok Indonesia bagian barat. "Jadi, 75 persen stok nasional dipasok dari Jawa," ujar Utoyo.

Sementara itu, untuk stok daging ayam, menurutnya, basis produksinya berasal dari Jawa Barat, seperti Subang, Priangan, dan Purwakarta. Sedangkan Jawa Timur, menyediakan stok untuk daerah masing-masing. "Kalau untuk Maluku dan Papua dipasok dari Jakarta dan Surabaya," tuturnya.

Sebelumnya, FMPI mengatakan bahwa Indonesia sudah mencapai swasembada ayam. "Ayam ini sudah swasembada daging dan telur bisa didapatkan di mana saja di seluruh Indonesia," ujar Utoyo.

Bahkan, menurut Utoyo, produksi ayam di Indonesia minimal mencapai 1,6 miliar per tahun. "Jika dikonversikan menjadi 2,4 juta ton ayam potong atau setara dengan 1,7 juta ton daging serta tulang atau setara dengan 853 ribu daging murni," tuturnya. (ren)
• VIVAnews

No comments:

Post a Comment